Halaman

Translate

Jumat, 28 September 2012

THE POEM


SANTRI BROKEN HEART
Kisah cinta itu memang sulit di tebak kadang muncul kadang hilang, kenapa selalu berubah-ubah ? , tapi itulah namanya cinta, ketika seseorang ingin mendekati ternyata sebuah kenyataan pahit yang ia hadapi. Perempuan memang suka di perhatikan tapi perempuan juga tidak suka terlalu diperhatikan , kadang cobaan untuk mendapatkan seorang wanita sulit untuk dilakukan, baik cobaan buruk atau terburuk. Malu pada diri sendiri dikorbankan tapi mau bagaimana lagi … untuk mendapatkanmu… malupun digadaikan … tapi sedikit dipermainkan … suka atau tidak suka tetap harus diungkapkan baik itu ungkapan jelek maupun kebaikan, kemudian penerimaan sebuah kenyataan adalah sebuah jawaban, ada ungkapan yang mengatakan “MATI SATU TUMBUH SERIBU”.


PATAH HATI
Hati di padang pasir malam hari
Secercah cahaya menyinari kulit ini
Terkikis hati karena kesunyian
Cinta datang tanpa sebuah kenyataan
Aku senang ditanggapi
Bintang lain yang kau cintai
                        Bintang datang kamupun senang
Aku datang kamupun senang
                                                  Kamu mengerti hati ini
                                                  Kenyataan pahit yang aku hadapi
                                                                                                                oleh : Fahim Royani




  

Rabu, 26 September 2012

The Romance



Romansa Seorang Santri
Hari yang melelahkan ketika mengikuti kegiatan pondok setiap hari. Mulai dari bangun subuh hingga sore menjelang tanpa sekat untuk berbuat suatu keburukan tapi inilah jalan hidup yang telah kupilih awal sebelum memulainya. Sore dengan panasnya yang khas, aku duduk – duduk sambil melihat suasana pondok dan seseduh kopi didekatku tak terasa aku telah empat tahun menjalani di pondokku tercinta ini, sungguh apa yang aku peroleh aku pun tidak tahu… tapi satu hal yang aku tahu yaitu berusaha menjadi baik dan membahagiakan orang-orang di sekitarku, itulah yang kudapatkan selama empat tahun nyantri. Sambil menyeruput kopi teringat seorang teman angkatan yang mengatakan bahwasannya hidup itu Cuma sekali dan buatlah yang manfaat …, aku menyesali diriku sendiri mengapa aku tidak bisa diharapkan oleh orang-orang di sekitarku tapi satu yang kuingat aku harus menjadi lebih baik untuk bermanfaat di sekitarku tapi bukan untuk dimanfaatkan , komentar –komentar kuterima dengan baik, kadang aku tidak suka sehingga aku keluarkan jurus ngglibetku untuk menangkis komentar yang tidak sedap didengar olehku, memang menilai orang itu mudah tapi menilai diri sendiri itu yang sulit, sebenarnya komentar apapun itu pasti kupikirkan sebaik mungkin untuk menjadi lebih baik.
Sambil menyeruput kopi akupun teringat sebuah kisah cinta pertamaku ketika sebelum nyantri, memang di pondok tidak ada sekat untuk memikirkan hal seperti itu dan memang mustahil untuk memikirkan dan mendapatkan seorang pendamping hidup, Dia yang pernah mengisi hatiku namanya Laila Istiqomah sungguh indah namanya… dengan gayanya yang khas membawa tas dan berkerudung pink subhanaallah itulah yang kuingat pada dirinya, ketika itu aku masih duduk di bangku SMP kelas tiga, pada saat itu aku keluar bercanda dengan temanku tiba-tiba ada seorang perempuan berkerudung pink tampak dari kejauhan membawa sepedah untuk pergi pulang aku pun langsung tersentak berhenti untuk mengamatinya mulai dari ujung kepala hingga kaki dan berjalan entah itu apa dulu memang aku tidak tahu yang namanya cinta atau semacamnya kuikuti arah pulang hingga di depan rumahnya kemudian aku pulang. Esoknya pun kulakukan lagi perbuatan ku itu memang hal-hal yang bodoh, tapi aku tidak tahu ketika melihatnya hatiku berdebar kencang, kemudian aku mulai mencari informasi pada teman sekelasku tapi … gossip jelek pun mengarah padanya tapi aku tetap bertahan untuk mempertahankan pendapatku, lebih baik aku tidak tahu jelekknya untuk menjaga rasa di dalam hati  ini, selama setahun aku hanya bisa memandang dari jarak jauh dan memendam rasa, ketika itu belum sempat kungkapkan perasaanku pada dirinya. Tapi ada sebuah kesempatan untuk mengungkapakan perasaan, memang sulit untuk mengungkapkan sebuah rasa, sebuah kesempatan itu datang yang tidak disengaja, di sekolahku diadakan sebuah ujian sekolah untuk pelajaran kesenian kemudian dalam satu kelas di tugaskan untuk membentuk beberapa kelompok musik dan ternyata tak di sangka grup band kami yang terpilih untuk mewakili kelas, tapi sebelum memulai audisi/ujian sebenarnya aku tidak bisa menggunakan alat music apapun tetapi berkat temanku akupun sedikit bisa memainkan sebuah instrument musik.

Sebenarnya setelah pentas seni sekolah, aku ingin mengungkapkan perasaan ini ternyata waktu itu adalah waktu yang berbenturan dengan jadwal pertandingan tenis tingkat nasional sehingga aku hanya bisa bermain pentas seni saja, kemudian aku melanjutkan pertandingan tenisku.  Ketika di panggung dari sekian banyak siswa aku hanya melihat satu tampak kejauhan berkurudung pink dia adalah Laila istiqomah, … setelah pentas seni itu pun aku sudah tidak tahu kabarnya sehingga itu merupakan cinta pertamaku terindah,… terima kasih mengisi hati ini dengan penuh cinta. Sekarang aku akan menjadi lebih baik dari dulu dan memulai sesuatu hal yang baru entah kamu dimana tapi itu adalah kenangan yang terindah semoga kamu bahagia.  
Tak tersadar kopiku habis …  dan tiba-tiba ada seseorang yang mengagetkan ku dari belakang dia adalah Adi temenku pondok kemudian dia mengajakkku pergi ngaji di masjid …
 Tobe continued 
by :fahimroyani

Rabu, 12 September 2012

Cerita Kopi


Secangkir kopi untuk santri
Santri merupakan seorang yang mencari ilmu agama (identik dengan agama islam). Tidak sedikit orang yang berpikir bahwa, santri adalah orang yang berpikiran kolot tidak tahu teknologi di karenakan kehidupannya didedikasikan untuk menuntut ilmu agama. Tapi kenyataannya memang berbeda banyak santri pemikirannya lebih cerdas, inofatif, dan sosial. Sedangkan masalah teknologi itu tergantung santrinya.
kemudian santri identik dengan kopi, santri tanpa kopi, bagaikan sayur tanpa garam sehingga dapat dikiaskan Pondok tanpa warung kopi seperti rumah tanpa kamar mandi . manfaat warung kopi bagi santri :
      1.     Mengakrabkan santri senior dengan santri junior (NB : karena tempatnya kecil   sempit) ya.. mau nggak mau harus ngobrol.
     2.    Tukar pengalaman dari daerah masing- masing.
     3.    Sebagai wadah untuk membolos.
Nahhh itu tadi manfaatnya dan kekurangan dari warung kopi yaitu : tidak ada kekurangan ….
Ada sebuah cerita ketika aku dan temanku ngopi di depan pondok, ada seorang santri yang bernama slamet, ketika itu slamet lagi malas untuk pergi ngaji bandongan ba’da magrib di masjid, biasanya sebelum ngaji bandongan dimulai ustad-ustad mulai mengoprak-oprak (memperingatkan) ke kamar-kamar biar berangkat ke masjid semua. Tetapi slamet lagi malas untuk pergi mengaji … nahhh…. timbullah ide cemerlang dari otak slamet yang cerdas … , begini kronologisnya ustad-ustad masuk ke blok kamar belakang, nahhh kamar slamet di blok tengah agar tidak curiga salmet berangkat duluan sebelum pengoprakan sampai di blok tengah kemudian slamet langsung ke warung kopi di depan pondok karena tempat warung kopi dan masjid searah … (wahhh cerdas pikiran slamet). Sesampai di warung kopi,
Slamet                              : “mak, kopi ireng siji mak ?” .(bu, kopi hitamnya satu bu ?)
Makwek (mak sing tuwek)   : “iyo nak…. !, lho nak sampeyan mboten ngaji nak ?”.  
    (iya nak , ... !, lho nak  kamu tidak masuk belajar ya ?)
Salmet                              : “sik males, mak !”. (masih malas, mak!)
Makwek (mak sing tuwek)   : “ojo ngunu to nak ngaji yo ngaji digawe sangu urip” .
   (jangan begitu nak belajar ya belajar buat bekal hidup).
Slamet                              : “ooo iyo mak !” . (ooo iya bu !) sambil beberapa sruputan                (tegukan) kopi             
Selang beberapa menit tiba-tiba slamet kaget terperanjat dari kejauhan terlihat  ada ustad yang mau ngopi. Dengan beberapa jurus slamet menenggak habis kopinya dan langsung bersembunyi di tempat cucian piring di warung kopi ,
Slamet                               : “mak, menengo yo lek aku neng kene”. (bu, jangan diomongkan ke ustad kalo saya disini). sambil membisikkan ke makwek
Makwek (mak sing tuwek)   : iyo ndeliko neng kene. (iya, bersembunyilah disini).
Kemudian ustadnya datang, duduk di kursi teras sambil memesan kopi.
Ustad (masih muda)             :” mak, kopi ireng ! “. (“bu, kopi hitam!”.)
Makwek (mak sing tuwek)   : “iyo nak !”.  sambil membuat kopi. Beberapa menit
Ustad (masih muda)            :”………………..”.  dengan ekspresi lingak linguk (tengok kanan kiri)
Makwek (mak sing tuwek)   : “lho nak, sampeyan mboten melu ngaos kaleh pak yaine ?”. sambil memberikan kopi.  
Ustad (masih muda)            : sik kesel mak, mari ngoprak-ngoprak bocah-bocah ndek masjid. (sambil menerima dan mencicipi kopi)
Kemudian dengan lantang tapi dengan Nada halus salamet berkata :
“Ojo ngunu to nak …. Ngaji yo ngaji digawe sangu urip !”. (jangan begitu nak belajar ya belajar buat bekal hidup).
Kemudian slamet langsung kabur lewat pintu belakang dan ustadnya tersedak kopi … hekkk … dan kaget melihat slamet kabur dari kejauhan ….
by : fahim royani

Cerita Lucu Pondok

Badrus Sholeh Berangkat Ngaji
Ada seorang Teman bernama badrus sholeh dia ingin pergi ke pengajian
badrus : ah.... berangkat ke pengajian di Gondang legi (kemudian ia bergegas ngambil kunci motor dan mengajak teman-teman yaitu sofi, nurul fuadi, zainal,).
tiba- tiba mereka di cegat oleh Ust. munjin nasih di depan masjid
ust. Munjin : Stooooppppp ..... kalian mau kemana ????
dengan serentak badrus dan teman2 : mau pergi pengajian ustad...
ust munjin : tunggu sebentar ngaji dulu panggil teman2 ke Masjid
kemudian badrus sholeh pun memanggil teman2 kelas termasuk ketua kelasnya yaitu fahim maklumlah ... kelas 4.... sudah santri tua jadi yang berkuasa ... hahaha...., setelah itu badrus dan teman kelas pun berkumpul tetapi kurang satu yang datang yakni ketua kelasnya kemudian dari kejauhan ia menyapa teman - teman kelas yang sedang duduk di teras masjid.
fahim : hoyyyy ... neng ndi ki kelase ????
Teman2 : diam seribu bahasa…. ( dari kejauhan tapi melihat )
Fahim berjalan mendekat dengan langkah yang pede (medang medeng) biasa santri tua …. Berkuasa gitu loh … kemudian dia mendekat ,
Fahim : peeeehhhh …. gek ndang ae mlebu kelas selak di tunggu ust. Munjin  .... . (dengan pedenya ngomong kayak begitu padahal dia datangnya keri dhewe). Kemudian dia melihat sekitar dan tersadar kalau ustad dan gus andik sudah duduk di teras bergerumbul dengan teman2 sedang memperhatikannya,
 fahim: he .. he .. he.. (menyalami ustad munjin dan gus andik  dengan ekspresi klingihan)  
teman2 : hahahahahahahahahaha….  
kemudian kamipun membahas tentang bagaimana laporan pertanggungjawaban tentang acara pengabdian masyarakat yang telah kita laksanakan kemaren dan akhirnya sampai mufakat untuk deadline terakhir awal puasa. setelah itu kamipun melanjutkan sholat isya' .... setelah selesai kami pun bertemu dengan ust. Kholis, badrus keluar dari masjid kemudian ditanyai ust. kholis
ust. kholis : Drus .... kamu mau kemana ? kok rame banget bawa motornya ....
badrus : mau pergi ke pengajian di dekat rumah ustad
ust. kholis : oooooo di gondang legi ? ???
badrus : iya ustad ....
ustad kholis : kamu ya khoriknya
badrus : ..... (malu2)
teman2 : iya ustad badrus khoriknya
fahim : iya ustad benar .... badrus memang jossss kalo lagi Ngoriq kemaren pas acara pengabdian masyarakat khoriknya badrus ,... jossssss
ust. kholis : oooo begitu ...  (dengan senyum bangga ) acara apa ?
badrus : acara HAUL ustad
ust. kholis : yaaahhh semoga kamu juga di HAUL iii !
badrus : ...... (mikir )
fahim : ........... (mikiir) .......lohhhh drus we di dongakne ndang mati drus ...... (di dalam pikiran fahim HAUL itu biasanya memperingati hari ulang tahun kyai yang sudah meninggal )
badrus : lohhhh ....
ust. kholis : lohhhhh ...
Fahim: lohhh .... """"". kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr  (dengan berlari) 
by : fahim royani

Senin, 10 September 2012

Cerita Obat Galau


JODOH TAK AKAN KEMANA

Namaku fahim royani, Aku pengangguran sukses. nganggur gare-gare ingin mengejar cite-cite semoge aye terkabul cite-citenye….. oye……  nihhhh da kisah tentang gue ,,,,, hhoohohoohohohohohoohohohohohoohohohhohhhohoohoo semoge bermanfangat oce ……..  
          Pada suatu hari Aku memiliki sesuatu hal yang sangat penting, oleh sebab itu jangan sampai ada tujuan Jelek. Aku ingin sesuatu hal ini kan menjadi nyata. Ada seseorang yang sedang memasuki hatiku,>>>>>>>>>> dia bernama cinta Alhamdulillah  dia tak sedang menjalin hubungan spesial, cinta merupakan salah seorang anak SMA kelas 3 aku kenal cinta karena ada sebuah kejadian yang membuatku terpesona padanya yaitu ada seorang kakek yang sedang/ mau menyebrang jalan tetapi si kakek tersebut tidak bisa menyebrang jalan karena mata si kakek buta tiba-tiba aku melihat dari kejauhan seorang gadis yang berparas cantik dan menawan berusaha untuk membantu kakek tersebut menyeberang, tetapi kakek tidak mau (menggudul) karena takut pada cinta di kira cinta adalah serang penculik kemudian akupun mendekati kakek tersebut dan menerangkannya secara baik-baik dan kakekpun mengerti kemudian kami pun menyebrangkan kakek dan tak disangka kakek itu berkata “ nak kalian ini apa dua sejoli yang sedang memadu cinta kalian kok tampak serasi ” wahhhhh batinku .......khayal brooo”,  aku pun menjawab “oh mboten pak kulo namung rencange mawon” tak nyangka aku ngomong seperti itu kemudian kamipun berkenalan dan tukeran nomor HP, trus sms an, trus dolan bareng lha… dari kebiasaan itulah timbullaah benih-benih padi di dalam hatiku,  sebaiknya aku bagaimana ???? aku ingin mengatakan suka pada dia tetapi cinta tak mau begitu saja,  apakah aku ini selalu begitu (pesimis berat), ketika di hadapakan sesuatu hal yang sangat penting sedangkan aku tidak begitu spesial baginya harus bagaimanakah aku ini ? oleh sebab itu ada seseorang yang ingin membantuku untuk melakukan agar aku dapat dekat dengan cinta, namanya paijo asal nganjuk, paijo sering ketemu dengan cinta saat paijo duduk di bangku SMP tapi paijo betul-betul kenal banget sama cinta entah mengapa dia kok kenal banget sama cinta aku juga tidak tahu. Aku kenal paijo di stasiun kota malang pada waktu itu paijo menawarkan sebatang rokok “mas rokok ? dari mana mas ?” kusahut “oh ennnggak matur suwun, dari blitar ! trus kamu dari mana?” paijo jawab “teko nganjuk mas arep dolan nang blitar neng makame bung karno” fahimpun menanggapi “wah berarti sampyan arep neng blitar to ? , ok kita sejalan”. Setelah kejadian  itu………, kita ngobrol-ngobrol hingga menjadi teman dekat hingga sekarang ini, usut punya usut paijo pingin ngenalin cewek saat dia dulu duduk diwaktu SMP,  jadi ceritanya paijo mau nyomblangin aku pada temennya hehehheee. Lahhh tak disangka paijo malah mau nyomblangin CINTA wah … jodoh memang tak kemana …… 
Ok kita kembali pada awalnya paijo pingin mbantu aku untuk ngejar cintanya cinta, yang pertama aku di suruh paijo untuk memberikan apa yang dia senengin mulai dari makanan hingga hal-hal yang aneh-aneh, tapi sorry bro gua juga punya prinsip gua paling gak suka cewek matre jadi gua mungkin beliin aja dia yang wajar-wajar aje biar sekaligus ngetes apa dia matre atau nggak , heheehe … . kembali ke konteks setelah aku coba ternyata omongan paijo ada benernnya dia jadi seneng wah rencana berhasil, kedua aku di suruh nemuin bapak dan ibunya wahh kalau yang  ini  jadi  mumet tapi  gakpapa…..,aku temuin bapak dan ibunya wah ramah bro sopan santun, tambah aku jadi kualahan meladieni … wuhhh dengan susah payah mulai dari di tanyain rumahnya mana apa pekerjaan ayah ibu sampai berapa saudara yang kupunya sampai-sampai aku ditanyain sekarang udah kerja apa belum pertanyaan terakhir kujawab dengan suara yang sangat bangga kukatakan BELUM , aku ini mahasiswa teknik mesin yang bercita-cita membuat pabrik pesawat terbang sendiri yang bisa ngebanggain Indonesia dan bisa ngalahin dunia,plok….. plok …. Plok ….. plok …. (suara tepuk tangan penonton) ketemu ama keluarganya amatlah gobyos tapi lancar broooooo ….., yang ketiga gua di suruh nganterin cinta ke tempat nya intintya aku di suruh jadi sopirnnyaa, monccrot dua kali aku mendengar, mana lagi cuma punya montor itu aja punyanya orangtuaku tapi patut di syukuri juga yooo, kan kalau mau jadi sopirnya kan minimal harus bawa mobilllll too. biar nyaman gitu di mobil, trus kuturuti apa kata paijo wahhhhhh berhasil 1000%. yang terakhir yang keempat gua disuruh paijo untuk mulai menyatakan persaanku pada cinta pada saat momen yang pas ……. Ok lah kalau begitu. Mulai kususn rencana penembakan mulai beli senjata berkaliber sampai basoka hingga tanknya kubawa untuk perencanaan tersebut akhirnya perencaanku mulai tuntas, dan kurencanakan cinta akan ku tembak di makanan bakso pak slamet , dengan hati yang riang pada hari penembakkan, dengan wajah pak slamet yang lusuh, dan semangatku telah datang untuk memesan bakso dan akhirnnyyyyyya kita makan bersama dengan cinta …… selanjutnya omongan ku mulai mleset-mleset trus kuungkapkanlah persaanku pada cinta TETAPI DAN TERNYATA cinta menolak ku dengan ramah dan sopan ohhhhhhh … .. . . .. .. . .. . . . …. … tetapi dia mengharapkanku untuk menjadi trus selamanya hingga mati memisahkan aku dan dia, hheheheheheheheheeee….. akhir yang sangat bahagia eits paijo ternyata sepupunya cinta mantappppp dia cerita padaku bahwa cinta juga suka sama akuu … .. .. . .. .. .akhirnya setelah kutemukan pada kelurgaku dia kulamar dan selanjutnyaaaaa kita MENIKAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH khekhekheeee, oh tunggu dulu cerita belum selesai sebelum menikah aku sudah berhasil menggapai cita-cita ku yang tak kukira bahwa itu tak akan jadi nyata  jadi pesan gueee
( JANGAN PERNAH MENYERAH SAMPAI TITIK PENGHABISAN TRUS BERCITA-CITALAH SAMPAI SETINGGI LANGIT SERTA DOA)
ok bro seeyou next later 
by : fahim royani